Senin, 01 April 2013

-HARAPAN-


(29/03/2013)              

Perlahan tapi pasti,
 ya itu ungkapan bagi seseorang untuk menggapai sesuatu, namun apakah cinta juga seperti itu?kisah yang pilu, senang dan berbagai macam perasaan yang berkecambuk menjadi satu, bahkan ketika memang seseorang benar-benar merasakan hal itu.        

Sebuah pengorbanan, 

apakah masih layak untuk dilakukan kepada seseorang
yang patut kita dapatkan karena kita punya hak atau hanya demi kebahagiaan yang lain, kebahagiaan yang terkadang memang harus kita relakan karena memang kita tidak seharusnya memilikinya karena disisi lain, tidak ada batasan hak. Mungkin terkadang kita juga harus merelakan sesuatu demi kebahagiaan orang yang bisa kita sebut sebagai orang yang spesial, tapi apakah dengan terus menerus merelakan kita bisa dapatkan yang lebih baik?, ataukah orang itu akan hilang dengan sendirinya?, dan tetap berusaha menunjukkan sikap profesional kita sebagai wanita, harga diri dan perasaan, masihkah akan bertahan apa bila kita selalu berkorban? bagai mana dengan hak yang dimiliki apakah masih berhak untuk bisa mendapatkannya?
     
     Melihat kebahagiaan, 

melihat dengan mata hati bukan dengan cara yang lain, membuat semuanya terlihat jelas, cinta, kasih sayang dan suka terhadap orang lain, walaupun mungkin dari kejauhan hanya dapat terlihat senyum yang begitu memancar, akan tetapi senyum itu akan berubah menjadi sepercik cinta yang membekas di pikiran karena selalu terbayang akan pesona yang tercurah di balik senyum itu, walau kita tak tahu sebenarnya akankah bisa tercapai seutuhnya dan selamanya atau hanya sebatas harapan yang timbul sekejap di benak hati........


0 komentar:

Posting Komentar